UKM Sanggar KUMMIS

Siapa Kami?

Sanggar KUMMIS berdiri pada tanggal 23 juni 1991, yang bertepatan dengan pementasan perdananya di IAIN (sekarang berganti nama UIN Jakarta). Bertepatan dengan momen itu Mas Gunawan (Ogan) mengajak teman-teman yang terdiri dari angkatan 1990-1991  untuk mengikuti Festival. Naskah yang dibawakan dalam Festival tersebut berjudul ”Pesan Falatehan kepada Warga Metropolitan”  karya Yosi S. Sudarso yang langsung di sutradarai oleh Ogan dan dibantu oleh Andika. Sanggar KUMMIS terbentuk berkat adanya keinginan yang kuat untuk mengembangkan seni di AKPM (sekarang menjadi ITB Ahmad Dahlan Jakarta) terutama dibidang teater.

Pada mulanya sanggar KUMMIS bernama Teater AKPM, setelah itu karena ingin melebarkan sayapnya, Teater AKPM berganti nama menjadi Teater KUMMIS (Kumpulan Mahasiswa Muhammadiyah Insan Seni). Pada perjalanannya Teater KUMMIS seringkali membuat pertunjukkan baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus, serta mengikuti kegiatan-kegiatan seni lainnya. Tepat di tahun 2000, Teater KUMMIS berganti nama kembali menjadi Sanggar KUMMIS, yang memiliki empat divisi, yaitu; Divisi Teater, Divisi Musik, Divisi Tari, dan Divisi Multimedia..

Arti Lambang

  1. Tunas Melati : Keanggotaan di dalam Sanggar KUMMIS yang senantiasa menjaga nama baik Sanggar KUMMIS.
  2. Topeng : Menggambarkan ekspresi dalam berseni & bersosialisasi.
  3. Tangan : Melambangkan Divisi Tari.
  4. Tangga Nada : Melambangkan Divisi Musik.
  5. Clicker : Melambangkan Divisi Multimedia.